Pos

Ini Cara Memilih Tempat Kuliner Saat Traveling

Ini Cara Memilih Tempat Kuliner Saat Traveling

Ini Cara Memilih Tempat Kuliner Saat Traveling

Memilih tempat makan bersih agar tidak mengganggu aktivitas kulinermu. (unsplash.com/@shawnanggg)

Akurasi.id – Traveling memang menjadi aktivitas yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orang. Traveling tentunya akan semakin menyenangkan bila dilaksanakan bersama orang tersayang.

Namun, merencanakan suatu liburan tidak semudah membalikan telapak tangan. Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari tiket keberangkatan, mengemasi barang bawaan, mempersiapkan dana, sampai mencari informasi tentang kota tujuan.

Tak hanya itu, traveling juga rasanya tak lengkap jika tidak melakukan kegiatan kulineran. Dilansir dari idntimes.com, Selasa (22/06/2021), di bawah ini ada 5 tips memilih tempat kuliner saat traveling. Apa saja?

  1. Mencari sumber informasi dan review​​​​​​​ di internet

Setiap kota ataupun negara tentunya memiliki keunikan tersendiri dalam hal kuliner. Biasanya, tempat makan yang terkenal akan banyak yang merekomendasikan.

Informasi itulah yang nantinya akan berguna bagi kita. Tentunya kita akan mengetahui, apakah makanan tersebut sesuai dengan selera kita atau tidak.

  1. Memilih tempat makan yang bersih

Kebersihan selalu menjadi hal paling penting dalam memilih makanan. Ini dimaksudkan, agar tidak mengganggu aktivitas kulineranmu. Tak hanya itu, restoran yang bersih juga setidaknya bisa menjamin kebersihan makanan yang masuk ke dalam perut kita.

  1. Perhatikan menu makanan dan harganya

Perhatikan menu makanan dan harganya juga tak kalah penting. Apalagi jika kita berlibur ke tempat wisata, otomatis harganya pun akan cenderung lebih mahal. Usahakan untuk mencari tahu tentang harga kuliner dari internet atau jangan malu untuk bertanya pada penjual dan pramusajinya, jika tidak terdapat menu.

  1. Pilih restoran yang ramai pengunjung

Tempat kuliner yang ramai pengunjung, biasanya populer di kalangan banyak orang. Ini dikarenakan beberapa hal, seperti makanannya yang lezat, tempatnya yang nyaman,  lokasi strategis, pelayanannya baik, dan harganya terjangkau. Namun, kekurangannya akan membutuhkan waktu lebih lama dikarenakan harus mengantre.

  1. Mencoba kuliner khas

Mencoba kuliner khas dari daerah atau kota yang dikunjungi juga tak kalah penting. Dengan mencicipi kuliner khas kita akan mengetahui keunikan rasa hanya di lokasi tersebut. Mencoba kuliner khas juga dapat menjadikan sebagai pengalaman paling menyenangkan ketika traveling, lho!

Itulah 5 tips memilih tempat kuliner saat traveling, baik di dalam maupun luar negri. Mudah, bukan? (*)

Editor: Yusva Alam

Waspada, Ini 8 Makanan Penyebab Kerusakan Kecerdasan Otak

Waspada, Ini 8 Makanan Penyebab Kerusakan Kecerdasan Otak

Waspada, Ini 8 Makanan Penyebab Kerusakan Kecerdasan Otak

Ilustrasi makanan yang mampu menyebabkan kerusakan kecerdasan otak. (pixabay.com)

Akurasi.id, Bontang Makanan memiliki fungsi penting bagi tubuh manusia. Dari makanan manusia mendapatkan asupan energi untuk menjalani kehidupan sehari-harinya. Makanan, selain mampu memberikan asupan nutrisi, ternyata terdapat makanan penyebab kerusakan kecerdasan manusia.

Berikut delapan makanan yang dapat memberikan dampak negatif bagi fungsi otak manusia. Ahli gizi pun menyarankan untuk membatasi konsumsinya. Agar efek negatif yang terjadi pada otak manusia tidak semakin parah.

Penasaran kan, makanan penyebab kerusakan kecerdasan otak? Berikut ulasannya, dilansir dari Chicago Internal Cleansing, Senin (14/6/2021).

  1. Makanan Mengandung Gula

Makanan yang banyak mengandung gula akan memberikan dampak negatif pada kesehetan tubuh kita. Bukan hanya buruk untuk berat badan Anda, tetapi juga bisa menurunkan fungsi otak.

Konsumsi produk gula atau pun gula dalam jumlah yang banyak dan jangka panjang akan memunculkan masalah neurologis, dan memperburuk daya ingat Anda yang baik.

Gula dapat memengaruhi kemampuan untuk belajar. Maka dari itu hindari gula, dan produk-produk yang mengandung fruktosa tinggi, seperti permen, es krim, soda, sereal dan lain-lain.

  1. Pemanis Buatan

Saat Anda harus menghindari gula, bukan berarti bisa mengonsumsi pemanis buatan. Tak jauh berbeda dengan gula, pemanis buatan memang mengandung sedikit kalori, tetapi jika digunakan dalam waktu yang lama bisa berbahaya untuk kesehatan, khususnya otak.

Pemanis buatan bisa menyebabkan kerusakan otak dan menurunkan kapasitas kognitif, terutama saat mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Maka dari itu hindari juga untuk mengonsumsi pemanis buatan secara berlebihan.

  1. Junk Food/Fast Food

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Montreal menemukan bahwa junk food dapat mengubah enzim komiawi yang terdapat di otak, sehingga menyebabkan gejala depresi dan kecemasan. Makanan ini juga memengaruhi produksi dopamin yang merupakan hormon penting bagi tubuh.

Hormon tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kebahagiaan dana perasaan sejahtera secara keseluruhan. Selain itu, dopamin juga memelihara fungsi kognitif, kapasitas belajar, kewaspadaan, motivasi dan memori.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari makanan berlemak berlebih seperti makanan cepat saji yang digoreng, seperti burger, kentang goreng, fried chicken dan lain-lain.

  1. Makanan Digoreng

Pada kenyataannya, memang hampir semua makanan olahan mengandung bahan kimia, pewarna, aditif, perasa buatan, pengawet dan lain sebagainya. Beberapa hal tersebut akhirnya memengaruhi perilaku dan fungsi kognitif Anda yang dikarenakan oleh hormon penyebab hiperaktif.

Hal tersebut juga tak hanya terjadi pada orang dewasa, melainkan pada anak-anak juga. Makanan yang digoreng dan juga diproses perlahan-lahan memang bisa menghancurkan sel saraf yang terletak di otak.

Namun, terdapat minyak yang lebih berbahaya daripada yang lainnya, yaitu minyak bunga matahari yang dianggap salah satu minyak paling beracun.

  1. Makanan Olahan dan Cepat Saji

Tak jauh berbeda dengan makanan yang digoreng, makanan olahan atau makanan cepat saji yang berada pada kemasan juga bisa memengaruhi sistem saraf pusat.

Makanan ini juga bisa menyebabkan penyakit otak degenaratif pada kemudia harinya (seperti penyakit Alzheimer). Makanan-makanan tersebut di antaranya mi instan, spageti instan dan lain-lain.

  1. Makanan Sangat Asin

Bukan hanya makanan dengan gula tinggi yang harus dihindari, tetapi makanan asin juga sebaiknya dikurangi. Seperti yang diketahui, makanan asin memengaruhi tekanan darah dan memiliki efek panjang pada jantung.

Ketika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung banyak banyak garam (natrium) akan memengaruhi fungsi kognitif dan mengganggu kemampuan berpikir atau pun kecerdasan.

Pada faktanya, mengonsumsi makanan asin dan nikotin terbukti memiliki efek yang sama yaitu membuat ketergantungan untuk terus mengonsumsinya.

  1. Protein Olahan

Saat ini, sudah banyak makanan yang mengandung protein olahan. Protein memang dibutuhkan untuk bahan pembangunan otot dan baik untuk tubuh. Namun, berbeda jika itu protein olahan terutama dalam produk daging.

Tidak seperti protein alami yang bisa membantu tubuh untuk mengisolasi sistem saraf, protein olahan melakukan hal sebaliknya sehingga tidak baik untuk kesehatan otak. Makanan-makanan tersebut di antaranya salami, sosis dan lain-lain.

  1. Lemak Trans

Lemak trans merupakan salah satu jenis lemak tak jenuh yang umum ditemukan di alam, tetapi juga bisa disintesin secara buatan. Konsumsi lemak trans berlebih memang menjadi penyebab utama dari kolesterol tinggi dan juga obesitas.

Namun, yang berbahaya adalah untuk otak, karena akan membuat kerja dan fungsi otak menjadi lambat.

Lemak ini juga memengaruhi refleks dan peningkatan risiko stroke. Penyusutan otak yang disebabkan oleh penyakit Alzheimer karena lemak trans secara perlahan merusak arteri. Salah satu makanannya berbagai jenis makanan ringan kemasan. (*)

Penulis: Yusva Alam

Makanan Rakyat Sederhana dan Penuh Gizi

Tahu, Makanan Rakyat yang Sederhana dan Penuh Gizi

Tahu, makanan rakyat yang sederhana dan penuh gizi merupakan ungkapan yang tepat bagi makanan mungil satu ini. Selain murah, tahu termasuk jenis bahan makanan yang mempunyai kandungan yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Maka tidak heran jika makanan yang terbuat dari perasan biji kedelai ini banyak digemari masyarakat. Selain mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan, tahu juga cukup mudah dalam hal pengolahannya untuk berbagai jenis makanan.

Makanan Rakyat Sederhana dan Penuh Gizi

tofubud.com

Mengenal Tahu, Makanan Rakyat yang Sederhana dan Penuh Gizi

Tahu merupakan olahan dari kacang kedelai yang cukup populer di kalangan masyarakat. Dapat dikatakan bahwa tahu adalah makanan andalan untuk perbaikan gizi. Hal ini dikarenakan makanan ini kaya akan mutu protein nabati terbaik. Serta mempunyai komposisi asam amino yang paling lengkap serta diyakini mempunyai daya cerna yang cukup tinggi.

Kandungan Gizi pada Tahu

Kandungan gizi pada tahu tidak kalah tinggi dibandingkan dengan ikan, daging serta telur. Harganya pun relatif murah, sehingga menjadikannya sebagai makanan favorit semua kalangan.

Selain mengandung protein yang cukup tinggi, tahu putih juga mempunyai kandungan lemak, karbohidrat, mineral, fosfor, kalori serta Vitamin B-kompleks. Vitamin B-Komplek yang terdapat di dalam tahu terdiri dari riboflavin, vitamin E, vitamin B12, thiamin, kalsium dan juga kalium.

Tahu juga dikenal mengandung senyawa antioksidan. Dalam sebuah hasil penelitian, antioksidan yang terkandung di dalam tahu bermanfaat untuk mengurangi resiko oksidatif.

Terdapat pula kandungan isoflavon serta isoflavonoid yang berperan sebagai agen antioksidan. Dengan adanya kandungan ini sangat bermanfaat bagi tubuh agar lebih sehat serta mampu meningkatkan sistem imun.

Manfaat Tahu Bagi Kesehatan

Dengan banyaknya kandungan gizi yang cukup tinggi pada tahu, maka tidak heran jika makanan ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini beberapa manfaat tahu bagi tubuh antara lain kandungan Vitamin B12 yang terdapat di dalam tahu bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Selain itu, rajin mengkonsumsi tahu putih yang tinggi protein juga dapat mengurangi resiko terkena diabetes tipe 2.

Makanan rakyat yang sederhana dan penuh gizi juga terbukti mampu meregenerasi kulit. Selain kandungan protein yang tinggi, adanya zat saponin juga bermanfaat untuk mengeluarkan kotoran yang tersumbat dalam pori-pori kulit. Serta kandungan vitamin E dan isoflavon pada tahu bermanfaat untuk melembabkan kulit.

Mau Usaha Kuliner? Ini Tips Agar Bisnis Kamu Laris Manis

Mau Usaha Kuliner? Ini Tips Agar Bisnis Kamu Laris Manis

Tips agar bisnis kamu laris manis perlu digunakan apalagi bagi pemula. Saat ini banyak sekali usaha yang berdiri dan mampu berkembang. Salah satunya yaitu usaha kuliner. Apalagi kuliner memang selalu dicari dan menjadi makanan pokok untuk semua orang. Tidak ada salahnya anda juga ikut coba menjalankan bisnis tersebut.

Mau Usaha Kuliner? Ini Tips Agar Bisnis Kamu Laris Manis

idntimes.com

Ini Tips Agar Bisnis Kamu Laris Manis dan Berkembang

Kuliner adalah usaha yang tidak ada matinya. Bahkan usaha yang satu ini cukup maju dan berkembang dengan pesat. Bagi anda yang ingin menjalankan usaha apapun sebaiknya gunakan tips yang tepat. Apalagi bagi pemula tentu harus merinci setiap hal yang akan dijalankan. Berikut ini ada beberapa tips menjalankan usaha kuliner agar laris manis antara lain:

Lokasi

Pemilihan lokasi menjadi salah satu yang perlu diperhatikan saat menjalankan bisnis. Sebaiknya cari lokasi usaha yang strategis dan mudah dijangkau. Dengan begitu banyak orang yang mengetahui usaha anda dengan cepat. Memilih lokasi yang tepat akan mendatangkan pembeli dengan mudah. Sebab, sebagian besar orang tentu memilih lokasi yang mudah dijangkau dari pada terpencil.

Menu Andalan

Namanya juga usaha kuliner tentu ada beragam menu makanan yang harus dihidangkan. Meski persaingannya cukup ketat usahakan anda memiliki menu andalan. Gunakan sampel makanan dan cobakan pada beberapa kerabat maupun teman. Mintalah pendapat dan jadikan menu terbaik untuk dijual.

Konsep

Menentukan lokasi dan menu andalan disertai konsep yang tepat tentu akan membuat bisnis berhasil. Konsep memang dibutuhkan dalam berbagai jenis usaha. Maka dari itu, pastikan konsep jualan anda tepat dan mampu menarik konsumen. Usahakan konsep bisnis anda lain dari kebanyakan usaha.

Promosi via Online

Saat ini kemudahan bisa anda dapatkan dengan teknologi canggih. Anda bisa melakukan promosi usaha kuliner melalui media online. Pelajari dan terapkan konsep menggunakan website pasang iklan online dan yang lainnya. Sehingga media promosi digital ini justru menjadi tips agar bisnis kamu laris manis. Jangan pernah menyerah untuk memulai bisnis dengan berbagai tips tepat menjalankannya.

Kacang Favorit saat Lebaran, Ini Cara Pilih Kacang Mete, Jangan Asal Beli

Kacang Favorit saat Lebaran, Ini Cara Pilih Kacang Mete, Jangan Asal Beli

Kacang mete jadi salah satu cemilan favorit saat hari raya Idul Fitri. Cara pilih kacang mete perlu perhatian khusus, sebab bisa saja kualitas akan mempengaruhi rasa.

Kacang Favorit saat Lebaran, Ini Cara Pilih Kacang Mete, Jangan Asal Beli

majalah.ramesia.com

Cara Pilih Kacang Mete Untuk Camilan saat Lebaran

Kacang mete kaya kan vitamin C, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin E, vitamin K dan folat. Jenis kacang ini berasal dari jambu monyet yang kaya nutrisi. Selain itu, rasanya sangat nikmat dan gurih.

Manfaat kacang mete berkualitas untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah penyakit jantung. Kemudian untuk menjaga kesehatan mata, meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah anemia.

Saat lebaran kacang mete akan menjadi camilan yang dicari-cari. Selain digoreng begitu saja, kacang juga dapat dijadikan olahan makanan lain. Misalnya saja peyek, kue, dan masih banyak lagi.

Namun, mete dengan semua manfaat di atas harus memenuhi beberapa kualitas. Cara pilih kacang mete diantaranya adalah sebagai berikut.

Perhatikan Tampilan

Sebaiknya anda memilih kacang mete yang benar-benar bersih. Pada umumnya mempunyai warna putih kecoklatan untuk kualitas bagus.

Kemudian hindari membeli kacang yang memiliki lubang dan bercak. Hal tersebut merupakan pertanda kacang sudah berkutu atau terkontaminasi kotoran.

Cek Baunya

Untuk mendapatkan kacang mete terbaik kenali melalui baunya. Oleh sebab itu, hindari memilih kacang mete yang sudah tengik.

Hal tersebut menjadi indikasi mete telah lama disimpan atau penyimpanannya tidak benar.

Perhatikan Kemasannya

Apabila mete telah digoreng atau dipanggang, maka pilih kemasan yang rapat. Bila perlu pilih yang menggunakan vakum atau dengan lapisan aluminium foil.

Cek kembali kemasan beserta isinya. Hal itu untuk memastikan kacang terbebas dari serangga atau kutu.

Beli yang Masih Utuh

Pilih dan belilah kacang yang masih utuh, karena akan lebih awet bila disimpan. Jangan sampai membeli yang sudah retak atau pecah.

Lalu pilihlah kacang yang masih keras, jangan sampai asal beli. Cara pilih kacang mete berkualitas dapat dengan menekannya terlebih dulu. Bila tidak mudah pecah merupakan pertanda kacang masih bagus.

Cocok untuk Kolak saat Berbuka, Ini Cara Simpan Labu Kuning Sebelum Diolah, Agar Tahan Lama

Cocok untuk Kolak saat Berbuka, Ini Cara Simpan Labu Kuning Sebelum Diolah, Agar Tahan Lama

Cara simpan labu kuning perlu diperhatikan supaya lebih awet atau bertahan lama. Labu kuning merupakan salah satu dari buah-buahan yang bisa diolah menjadi berbagai macam menu yang lezat. Teksturnya sangat lembut dan rasanya nikmat.

Labu kuning dapat dijadikan sebagai bahan makanan yang lezat, salah satunya adalah kolak. Hidangan ini sangat cocok menjadi menu saat berbuka puasa, karena rasanya yang manis.

Cocok untuk Kolak saat Berbuka, Ini Cara Simpan Labu Kuning Sebelum Diolah, Agar Tahan Lama

youtube.com

Beginilah Cara Simpan Labu Kuning Sebelum Diolah Supaya Tahan Lama

Labu mempunyai tekstur daging lembut, mudah berjamur dan cepat busuk. Untuk itu perlu penyimpanan yang benar agar lebih awet. Sebab, jika salah dalam proses penyimpanan maka tidak akan layak untuk mengkonsumsinya.

Akan tetapi bila penyimpanannya benar, labu dapat bertahan hingga berbulan-bulan. Bahkan ada yang bertahan sampai bertahun-tahun.

Ketika membeli labu, pilihlah buah dengan kualitas terbaik, Pastikan labu masih segar dan belum lama petik.

Ciri-ciri labu dengan kualitas bagus adalah kulitnya bersih dan halus. Kemudian tampak segar meskipun sudah dipetik dalam kurun waktu yang lama.

Menyimpan Labu Kondisi Utuh

Cara simpan labu kuning bisa dalam keadaan utuh, maka taruh pada tempat kering. Kemudian jangan terlalu lembab, simpan pada suhu ruangan.

Pastikan sirkulasi udara pada ruangan baik. Sebab, bila tempat gelap dan busuk maka labu mudah rusak dan busuk.

Menyimpan Labu Kupasan

Labu juga dapat disimpan dalam posisi sudah terkupas. Kemudian masukkan pada wadah yang kedap udara. Selanjutnya simpan pada lemari pendingin atau kulkas.

Sebaiknya memotong labu dengan ukuran yang tidak terlalu kecil atau besar. Kemudian kupas labu dalam bentuk potongan.

Labu kuning yang tersimpan di lemari es bagian luar akan bertahan dalam waktu satu hingga dua minggu. Sementara untuk labu potong dalam freezer bertahan kurang lebih satu sampai dua bulan.

Cara simpan labu kuning yang benar dapat bertahan lebih lama. Namun bila terdapat bercak pada kulit labu sebaiknya segera mengolahnya. Karena kondisi tersebut membuat labu tidak awet.

 

Minum Sirop Saat Berbuka Puasa

Segar dan Manis, Berapa Batas Aman Minum Sirop Saat Berbuka Puasa?

Minum sirop saat berbuka puasa memang menyegarkan. Sebagian orang bahkan sulit menghindari minuman yang satu ini. Sirop dapat disajikan untuk minuman biasa atau berbentuk sop buah. Tak jarang orang menjadikan sirop ini minuman utama.

Tapi tahukah anda, terlalu banyak minuman manis saat buka puasa tidak baik untuk kesehatan. Ketika perut kosong langsung menerima minuman manis dan tinggi gula dengan suhu dingin, maka pencernaan anda akan kaget.

Hal tersebut menyebabkan pencernaan anda terganggu. Apalagi bagi penderita diabetes, maka hal tersebut sangat tidak disarankan. Karena tinggi gula.

Berapa Batas Aman Minum Sirop Saat Berbuka Puasa?

Mengkonsumsi sirop tidak boleh asal. Apalagi anda mengkonsumsinya setiap hari. Menurut ahli Gizi dr. Fiastuti, sebaiknya sirop dikonsumsi saat buka puasa tidak lebih dari satu gelas.

Sedangkan menurut dr. Septriani, untuk orang yang tidak memiliki masalah diabetes, batasan asupan gula per hari untuk wanita sebanyak 25 gram. Sedangkan untuk pria sebanyak 30 gram.

Untuk pengidap diabetes, tidak dianjurkan minum sirop dan lebih baik yang berbasis buah. Pada dasarnya gula didapatkan tidak hanya dari minuman manis. Bisa dari nasi, mie, dan lainnya. Itulah kenapa tidak dianjurkan melebihi batas.

Konsumsi Sirop Dengan Tepat

Intinya jika anda mengkonsumsi segelas sirop, anda juga harus mengurangi asupan karbohidrat. Begitu juga dengan yang memiliki keluhan lambung. Akan lebih baik anda tidak mengkonsumsi sirop dingin untuk sajian buka puasa.

Hal tersebut dikarenakan saat berpuasa pergerakan usus serta lambung menjadi lambat. Sehingga enzim juga belum aktif. Maka tidak dapat berfungsi semestinya.

Jadi, sebaiknya mengkonsumsi sirop sesuai takaran saja, sehingga mendapatkan fungsi sebenarnya dan manfaat untuk kesehatan.

Jika minum sirop, maka kadar gula kita akan naik dan cepat turun jadi fluktuatif. Perlu anda tahu, hal ini dapat memicu penyakit diabetes dan obesitas. Bahayanya dapat memicu jenis penyakit lainnya.

Dengan mengetahui batas aman minum sirop saat berbuka puasa tersebut, anda semakin mengontrol gula darah dengan baik dan lebih sehat.

Segar untuk Berbuka, Ini Cara Bedakan Kelapa Tua dan Muda, Jangan Salah Pilih

Segar untuk Berbuka, Ini Cara Bedakan Kelapa Tua dan Muda, Jangan Salah Pilih

Cara membedakan kelapa tua dan muda memang cukup penting. Hal ini agar anda bisa mendapatkan sesuai kebutuhan. Seperti halnya bulan Ramadhan saat ini di mana kelapa muda menjadi buruan menu berbuka puasa.

Kesegaran alami yang dimiliki buah ini memang tidak bisa anda temukan dari yang lainnya. Rasanya yang segar cocok untuk menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa. Sebaiknya anda tahu bagaimana cara membedakannya agar tidak keliru.

Cara Membedakan Kelapa Tua dan Muda untuk Menu Buka Puasa

Berbuka dengan yang segar dan manis menjadi salah satu yang diinginkan semua orang. Salah satu yang biasa dijual di pinggiran jalan yaitu kelapa muda. Sebab ada banyak orang yang berburu minuman yang satu ini. Namun, sebaiknya anda tahu bagaimana membedakan kelapa muda dan tua.

Kelapa Tua

Sebenarnya membedakan keduanya cukup mudah. Jika kelapa yang sudah tua biasanya memiliki tekstur kulit lebih keras. Sedangkan airnya jika dikocok akan berbunyi keras. Air yang ada di dalam buah akan berbunyi dan terasa lebih banyak.

Pada bagian ujung tangkai buah kelapa biasanya terdapat gagang. Nah, untuk kelapa yang sudah muda gagang tersebut akan mudah lepas karena tidak melingkar dengan penuh. Warna kulit buahnya pun akan lebih kecoklatan. Biasanya kelapa tua sering dimanfaatkan untuk santan.

Kelapa Muda

Berbeda dengan kelap muda yang biasa digunakan untuk menu minuman buka puasa. Kelapa muda memiliki ciri-ciri tekstur kulit masih terasa lunak. Sedangkan ketika dikocok air tidak akan terdengar. Selain itu, warna kulitnya masih tampak hijau atau kekuningan.

Tidak hanya itu saja, pada bagian ujungnya terdapat lingkaran yang masih menyatu dengan tangkai. Jika anda menginginkan buah kelapa muda yang memiliki daging banyak bisa dengan menepuknya. Jika anda tepuk buah bergetar, maka dagingnya bagus.

Buah kelapa memang kaya akan manfaat. Bahkan tidak hanya yang tua saja. Kelapa muda juga bisa dimanfaatkan untuk kesehatan serta minuman alami yang cocok untuk buka puasa. Sebaiknya anda gunakan cara membedakan kelapa tua dan muda untuk bisa menemukan sesuai kebutuhan.

Beragam Jenis Jahe di Indonesia, Ini Perbedaannya

Beragam Jenis Jahe di Indonesia, Ini Perbedaannya

Beragam Jenis Jahe di Indonesia, Ini Perbedaannya

Beragam Jenis Jahe (Ilustrasi)

Ada tiga jenis jahe yang umum dikonsumsi sebagai campuran makanan atau minuman di Indonesia yakni jahe putih, jahe putih kecil, dan jahe merah. Jadi, apa Bedanya?

Akurasi.id, Bontang – Jahe sering digunakan untuk membuat minuman dan makanan khas Indonesia. Belakangan karena pandemi covid-19, jahe juga menjadi empon-empon yang banyak dikonsumsi.

Dilansir Kompas.com, ada tiga jenis jahe yang umum dikonsumsi sebagai campuran makanan atau minuman di Indonesia yakni jahe putih, jahe putih kecil, dan jahe merah. Buku Sehat dengan Rempah dan Bumbu Dapur (2016), karya penulis Made Astawan yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas menjelaskan perbedaan dari jahe merah, putih, dan emprit, sebagai berikut:

  1. Jahe merah

Disebut jahe merah karena warna rimpangnya berwarna jingga muda hingga berwarna merah. Jahe ini memiliki serat yang kasar, aromanya sangat tajam, dan rasanya sangat pedas. Jahe merah biasanya dipanen tua dan digunakan sebagai komponen obat-obatan dan jamu. Seringkali jahe merah diambil oleoresin dan minyak atsirinya sebagai bahan pengobatan.

  1. Jahe putih atau jahe gajah

Jahe ini juga disebut dengan nama jahe kuning besar, jahe gajah, jahe badak atau jahe kombongan. Jahe jenis ini memiliki rimpang yang besar dan gemuk, potongan melintang berwarna putih kekuningan, berserat sedikit dan lembut.

Jahe gajah biasanya dikonsumsi saat masih muda atau setelah aroma kurangnya tajam dan rasanya kurang pedas. Jahe ini banyak dikonsumsi selagi segar atau diolah untuk bumbu masak.

  1. Jahe putih kecil atau jahe emprit

Nama lain dari jahe jenis ini adalah jahe sunti atau jahe emprit. Jahe ini memiliki potongan melintang berwarna putih kekuningan, berbentuk agak pipih, berserat lembut, dengan aroma yang agak tajam, dan rasa yang pedas.

Umumnya jahe putih kecil dipanen dalam keadaan tua. Jenis jahe ini memiliki rasa lebih pedas dibandingkan jahe gajah. Alasannya karena jahe putih kecil memiliki kandungan minyak atsiri yang lebih banyak daripada jahe gajah. (*)

Editor: Rachman Wahid

Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea

Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea

Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea

Gochujang adalah pasta merah pedas, kondimen fermentasi tradisional khas Korea. (Ilustrasi)

Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea. Gochujang adalah pasta merah pedas, kondimen fermentasi tradisional khas Korea. Gochujang terbuat dari beras atau barley (atau jenis gandum lain), bubuk kue beras, bubur yang dicampur dengan bubuk fermentasi kedelai, garam, dan bubuk cabai merah Korea.

Akurasi.id, Bontang – Gochujang adalah pasta cabai merah yang menjadi kondimen utama pada kuliner Korea. Bila ingin menikmati cita rasa khas Korea, rahasianya terletak pada pasta cabai merah ini.

Walaupun gochujang merupakan saus khas Korea, tetapi bahan pembuatannya dapat kamu temukan di Indonesia. Tepatnya di toko yang menjual bahan makanan Korea seperti K-Mart dan Mu Gung Hwa. Kamu pun bisa membuat sendiri gochujang di rumah.

Berikut resep dan tips membuat gochujang seperti dilansir dari Maangchi.com.

Resep gochujang

Bahan

1 kilogram bubuk barley (yeotgirem)

8 cup tepung beras ketan (chapssalgaru)

10 cup sirup beras (ssalyeot)

4 cup bubuk fermentasi kedelai (mejugaru)

16 cup (1,6 kilogram) bubuk cabai merah

4 cup garam kosher Air

Bahan di atas untuk membuat gochujang sebanyak kira-kira 16 kilogram.

Cara Membuat Gochujang

  1. Campur 8 liter air dan 1 kilogram bubuk barley pada wadah besar. Campur lalu tuang ke dalam wadah berbentuk pot (wadah gerabah).
  2. Masak di atas kompor selama lebih kurang 20 menit atau sampai hangat, jangan sampai terlalu panas. Angkat dan sisihkan.
  3. Tambahkan tepung beras ketan, aduk rata pakai centong kayu. Lalu, diamkan selama 2 jam. Cairan pada bagian atas akan berwarna lebih terang dan terasa manis.
  4. Masak kembali selama 2 jam dengan api sedang, sampai air cukup berkurang. Selama proses ini, aduk terus agar tidak gosong. Tuangkan sirup beras, aduk rata.
  5. Angkat dari kompor, biarkan sampai benar-benar dingin.
  6. Masukkan bubuk fermentasi kedelai ke dalam campuran tersebut, aduk rata. Tambahkan bubuk cabai merah, campur lagi. Terakhir, tambahkan sedikit garam dan aduk rata sampai tak ada gumpalan pada pasta.
  7. Masukkan ke wadah pot lain atau stoples, beri kain katun tipis atau serbet bersih, baru tutup menggunakan penutupnya. Gochujang butuh waktu sekitar 2-3 bulan agar terfermentasi sempurna.

Selama masa fermentasi, sebaiknya buka tutup pot dan biarkan di bawah sinar matahari. Tutup kembali saat malam tiba. Bila sudah terfermentasi dengan sempurna, gochujang berwarna merah gelap dan sedikit kering.

Mengingat resep ini untuk porsi besar, kamu bisa membuat beragam kuliner Korea lalu menyimpan sisa gochujang yang ada. (*)

Editor: Rachman Wahid