Pos

Punya Riwayat Maag Tips Memilih Makanan Saat Sahur dan Berbuka

Punya Riwayat Maag? Ini Tips Memilih Makanan Saat Sahur dan Berbuka

Tips memilih makanan untuk menu buka dan sahur bagi mereka penderita penyakit maag bukanlah suatu hal yang sangat mudah. Perlu anda ketahui, datangnya bulan Ramadhan justru menjadi tantangan bagi para pemilik riwayat penyakit maag. Namun pada sisi lain, Ramadhan juga bisa menjadi obat karena menjadi solusi untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Penyakit tersebut juga bukanlah halangan bagi mereka untuk tetap puasa. Asalkan tetap mengatur cara makannya dan memperhatikan apa saja yang harus anda makan, terutama untuk waktu sahur dan berbuka.

Punya Riwayat Maag Tips Memilih Makanan Saat Sahur dan Berbuka

pexels.com

Beberapa Tips Memilih Makanan untuk Sahur dan Berbuka

Perlu anda ketahui tentang penjelasan seorang Nutrisionis juga Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association DR. Rita Ramayulis DCN, M. Kes menjelaskan bahwa “Puasa dengan menggunakan cara yang benar justru akan membantu anda untuk mengatasi penyakit GERD (asam lambung)”. Tapi bagaimana ya caranya? Mari kita simak bersama.

Tips Menu Makan Waktu Sahur

Sebelum makan, alangkah lebih baiknya jika anda menegak air putih namun yang hangat. Makanlah snack yang punya sumber karbohidrat. Sedangkan untuk makan sahurnya, makanlah dengan porsi yang kecil. Makan sambil duduk, santai jangan sampai terburu-buru.

Oh iya setelah makan sahur, jangan langsung rebahan. Lakukan beberapa aktivitas ringan terlebih dahulu. Jika memang langsung ingin rebahan tunggu sampai tiga setelah sahur terlebih dahulu.

Tips Menu untuk Makanan Berbuka Puasa

Minuman yang anda gunakan untuk membatalkan puasa, alangkah lebih baiknya juga yang memiliki suhu hangat. Hindari untuk minum yang dingin-dingin karena bisa memancing asam lambung anda.

Sedangkan untuk takjilnya, pilihlah makanan yang juga punya kandungan karbohidrat namun juga mudah untuk dicerna. Misalnya roti bakar, lontong, maupun puding tepung.

Tentunya, makanlah dengan cara perlahan, duduk. Kemudian istirahatlah sejenak sebelum anda melakukan makan malam. Seperti penjelasan sebelumnya, jangan langsung rebahan setelah makan malam.

Sebelum tidur anda juga bisa mengonsumsi makanan ringan yang kaya akan protein juga buah-buahan. Jangan lupa minum susu dan yang lainnya.

Nah, beberapa tips memilih makanan untuk anda pemilik riwayat maag tersebut bisa anda coba untuk tetap sukses dan lancar menjalankan puasa.

Cara Makan Sahur agar Tidak Cepat Haus

Cara Makan Sahur agar Tidak Cepat Haus Saat Puasa Seharian

Cara makan sahur agar tidak cepat haus memang wajib anda ketahui. Jika anda ingin puasa dengan lancar dan tidak dehidrasi. Tak sedikit orang ketika sahur tidak mengkonsumsi air putih, sehingga ketika berpuasa merasakan haus yang mendera.

Bahkan baru minum setengah gelas saja perut telah terisi penuh dan membuat anda merasa begah. Sebenarnya ketika makan sahur tidak hanya air putih yang cukup, namun faktor makanan lainnya juga berpengaruh.

Cara Makan Sahur agar Tidak Cepat Haus

alphamom.com

Cara Makan Sahur agar Tidak Cepat Haus yang Tepat

Cara agar tak cepat haus ketika berpuasa, anda harus menerapkan beberapa hal berikut.

Hindari Makanan Asin

Pertama yang harus anda hindari agar tetap kenyang dan tidak haus adalah menghindari makanan asin. Hal tersebut berupa acar, ikan asin, dan makanan lainnya yang terlalu asin. Hal tersebut dapat meningkatkan terjadinya asam lambung serta meningkatkan kebutuhan cairan yang banyak dari tubuh anda.

Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Menurut Spesialis gizi Dr. Fiastuti Witjaksono, SpGk, dengan kita mengkonsumsi banyak buah dan sayur membuat perut kenyang lebih lama. Kandungan air dan mineral menjaga cairan tubuh agar tetap stabil.

Terutama buah yang paling dianjurkan adalah semangka dan anggur. Semangka mengandung 92% air yang mampu mencegah anda kehilangan cairan.

Kurangi Asupan Makanan dan Minuman Manis

Setelah makan makanan gurih, anda pasti tertarik dengan makanan manis. Namun makanan dan minuman manis tersebut justru membuat anda lebih cepat merasa haus. Makanan manis lebih cocok untuk menu berbuka.

Saat gula darah melonjak saat anda makan manis, gula tersebut akan sampai ke darah dan air di sel tubuh akan masuk ke darah untuk mengendalikan keseimbangan cairan. Hal tersebut agar tidak terlalu pekat. Semakin banyak anda mengkonsumsi gula baka semakin banyak air yang dibutuhkan.

Hindari Makanan Berminyak Dan Berlemak

Ketika bulan Ramadhan setiap orang menyiapkan berbagai menu sahur terutama memilih menu yang lezat dan mengundang selera termasuk makanan bersantan dan berminyak. Hal tersebut berupa masakan daging dan makanan bersantan lainnya.

Tahukah anda makanan tersebut membuat tubuh membutuhkan cairan lebih dan membuat anda cepat haus. Bahkan anda dianjurkan minum air putih lebih banyak dari biasanya agar tetap terpenuhi cairannya.

Itulah beberapa cara makan sahur agar tidak cepat haus dan anda lebih fit.

Minum Sirop Saat Berbuka Puasa

Segar dan Manis, Berapa Batas Aman Minum Sirop Saat Berbuka Puasa?

Minum sirop saat berbuka puasa memang menyegarkan. Sebagian orang bahkan sulit menghindari minuman yang satu ini. Sirop dapat disajikan untuk minuman biasa atau berbentuk sop buah. Tak jarang orang menjadikan sirop ini minuman utama.

Tapi tahukah anda, terlalu banyak minuman manis saat buka puasa tidak baik untuk kesehatan. Ketika perut kosong langsung menerima minuman manis dan tinggi gula dengan suhu dingin, maka pencernaan anda akan kaget.

Hal tersebut menyebabkan pencernaan anda terganggu. Apalagi bagi penderita diabetes, maka hal tersebut sangat tidak disarankan. Karena tinggi gula.

Berapa Batas Aman Minum Sirop Saat Berbuka Puasa?

Mengkonsumsi sirop tidak boleh asal. Apalagi anda mengkonsumsinya setiap hari. Menurut ahli Gizi dr. Fiastuti, sebaiknya sirop dikonsumsi saat buka puasa tidak lebih dari satu gelas.

Sedangkan menurut dr. Septriani, untuk orang yang tidak memiliki masalah diabetes, batasan asupan gula per hari untuk wanita sebanyak 25 gram. Sedangkan untuk pria sebanyak 30 gram.

Untuk pengidap diabetes, tidak dianjurkan minum sirop dan lebih baik yang berbasis buah. Pada dasarnya gula didapatkan tidak hanya dari minuman manis. Bisa dari nasi, mie, dan lainnya. Itulah kenapa tidak dianjurkan melebihi batas.

Konsumsi Sirop Dengan Tepat

Intinya jika anda mengkonsumsi segelas sirop, anda juga harus mengurangi asupan karbohidrat. Begitu juga dengan yang memiliki keluhan lambung. Akan lebih baik anda tidak mengkonsumsi sirop dingin untuk sajian buka puasa.

Hal tersebut dikarenakan saat berpuasa pergerakan usus serta lambung menjadi lambat. Sehingga enzim juga belum aktif. Maka tidak dapat berfungsi semestinya.

Jadi, sebaiknya mengkonsumsi sirop sesuai takaran saja, sehingga mendapatkan fungsi sebenarnya dan manfaat untuk kesehatan.

Jika minum sirop, maka kadar gula kita akan naik dan cepat turun jadi fluktuatif. Perlu anda tahu, hal ini dapat memicu penyakit diabetes dan obesitas. Bahayanya dapat memicu jenis penyakit lainnya.

Dengan mengetahui batas aman minum sirop saat berbuka puasa tersebut, anda semakin mengontrol gula darah dengan baik dan lebih sehat.