Pos

Jajanan Hits Ini Jadikan Telur sebagai Pelengkap

Jajanan Hits Ini Jadikan Telur sebagai Pelengkap

Akurasi.id – Siapa sih yang tidak suka jajan? Tak peduli tua atau muda, laki-laki atau perempuan, semuanya pasti suka jajan. Tren jajanan pun selalu berkembang seiring perkembangan jajan. Ada banyak bahan yang bisa dijadikan jajanan. Salah satunya yang paling mudah ditemui adalah jajanan yang menggunakan telur sebagai pelengkap. Berikut adalah beberapa jajanan dengan telur yang bisa kamu coba. Dilansir dari idntimes.com, Kamis (14/10/2021).

  1. Bisa dijadikan peluang usaha, roti goreng telur cocoknya diberi tambahan udang, daun bawang, dan cabai rawit. Rasa gurih dan pedasnya bikin mulut gak mau berhenti ngunyah!
  2. Bilung atau bihun gulung terbuat dari bihun rebus yang digulungkan di tusuk sate. Kemudian dicelupkan ke dalam kocokan telur sebelum digoreng dalam minyak panas
  3. Cilor adalah olahan aci yang dimasak dengan sedikit kocokan telur dan diberi bumbu bubuk atau sambal. Meskipun sederhana, cilor banyak disukai oleh berbagai kalangan, lho
  4. Cara pembuatannya sama dengan cilor, kalau maklor ini terbuat dari makaroni berbentuk pipa yang sudah direbus setengah matang, kemudian dimasak dengan kocokan telur dan taburan bumbu bubuk
  5. Papeda yang dijual di depan sekolah-sekolah terbuat dari kulit lumpia yang diberi adonan kental dengan dilapisi telur kocok lepas
  6. Cocok dijadikan teman ngeteh,rasa gurih yang khas pada martabak telur ini berasal dari salah satu komposisinya, yakni telur
  7. Sostel atau sosis telur menjadi jajanan yang banyak disukai oleh bocah. Ditaburi dengan bumbu bubuk, bikin pengin jajan lagi dan lagi
  8. Sempolan merupakan olahan tepung tapioka dan daging ayam yang selama penggorengan dicelupkan dengan kocokan telur hingga membentuk tekstur krispi di luar. Dicocol dengan saus pedas, rasanya jadi makin nikmat!
  9. Masak seblak, rasanya ada yang kurang kalau gak ditambahkan dengan telur. Komposisi inilah yang membuat kuah seblak menjadi kental dan lebih gurih

Penambahan telur sebagai pelengkap menjadi rasa dan tekstur jajanan lebih makin nikmat. Dari kesembilan jajanan hits di atas, mana yang menjadi favoritmu? (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

 

 

 

5 Kue Cokelat Populer dari Seluruh Dunia

5 Kue Cokelat Populer dari Seluruh Dunia

Akurasi.idCokelat sudah menjadi salah satu makanan favorit di seluruh dunia. Rasanya yang khas, terlebih jika diolah secara tepat, akan menghasilkan cita rasa yang super lezat. Mau tahu apa saja kue cokelat populer dari seluruh dunia?

Di antara banyaknya sajian berbahan dasar cokelat, rasanya kue cokelat masih menjadi salah satu olahan cokelat yang paling banyak dijumpai. Uniknya, berbagai negara memiliki kue cokelat khas masing-masing dengan rasa otentik yang unik.

Dilansir dari idntimes.com, Rabu (13/10/2021), berikut lima kue cokelat populer dari berbagai negara yang bikin kamu mau coba!

  1. Kladdkaka, Swedia

Kladdkaka adalah salah satu dessert populer dari Swedia. Umumnya, kladdkaka dinikmati saat fika, yaitu waktu coffee break tradisional di Swedia.

Bahan dasar kladdkaka berupa telur, butter, gula, tepung, dan kokoa atau cokelat, yang dipadukan menjadi dessert dengan konsistensi padat yang lezat. Penting untuk selalu menjaga bagian tengah kue tetap lembap, sementara lapisan luar tipis dan renyah.

  1. Sachertorte, Austria

Sachertorte adalah kudapan kue dari Austria yang paling populer.

Dilansir Taste Atlassachertorte diciptakan sekitar tahun 1832 oleh seorang pastry chef bernama Franz Sacher atas permintaan Pangeran Clemens Lothar Wensel Metternich, seorang kanselir Austria pada saat itu. Singkat cerita, kue buatan Sacher sangat digemari dan menjadi populer hingga sekarang.

Sachertorte merupakan lapisan sponge cake cokelat yang dilapis tipis dengan selai apricot, serta diberi icing cokelat di bagian atasnya.

Sachertorte yang asli dapat dijumpai di Hotel Sacher, Austria, yang memproduksi sekitar 360.000 potong Sachertorte setiap tahunnya.

  1. Torta Caprese, Italia

Torta caprese adalah kue cokelat yang berasal dari Capri Island, Italia. Bahan dasar torta caprese berupa dark chocolate, telur, gula, almon, dan butter. Lucunya, torta caprese dipercaya sebagai kue yang tercipta akibat kesalahan koki yang lupa memasukkan tepung ke dalam adonan.

Bahan-bahan tersebut dipadukan menjadi kue bertekstur cokelat padat dan diberi gula halus di bagian atasnya. Sebagai pemanis, torta caprese dapat disajikan dengan es krim vanila dan potongan buah stoberi.

  1. Chocotorta, Argentina

Chocotorta atau kue cokelat adalah dessert yang berasal dari Argentina yang terinspirasi dari Tiramisu Italia. Chocotorta harus terbuat dari tiga bahan dasar, yaitu biskuit cokelat, dulce de leche, dan cream cheese.

Biskuit cokelat dilembutkan dengan susu, lalu disusun berlapis dengan kombinasi dulce de leche dan cream cheese. Bisa dibayangkan tekstur lembut berpadu rasa cokelat lezat. Siapa yang bisa menolak?

  1. Amandine, Romania

Amandine adalah dessert tradisional berupa kue cokelat yang berasal dari Rumania. Makanan ini sudah terkenal sejak tahun 1960-an.

Secara umum, amandine terdiri dari empat komponen utama, yaitu sponge cake, sirup, isian, dan bagian glaze. Isian amandine bisa menggunakan cokelat atau krim almond. Amandine bisa dihias dengan krim dan cokelat sebagai pemanis penampilan.

Wah, ternyata kue berbahan dasar cokelat memang populer di berbagai negara. Negara-negara tersebut mengolah cokelat dengan cara berbeda hingga terciptalah berbagai kue cokelat yang khas. Bagaimana, tampak lezat semua kan? (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

 

 

 

7 Bahan Pembuatan Tape, Bisa dari Jagung dan Sukun

7 Bahan Pembuatan Tape, Bisa dari Jagung dan Sukun

Akurasi.id – Sensasi rasa manis, legit, dan asam muncul ketika mencicipi kudapan tapai. Cuaca kemarau yang panas dipadu makan tapai dari lemari es, seger pastinya. Selain dinikmati secara langsung, tape juga digunakan campuran bahan jajanan lain seperti prol tape, puding tape, bolu tape, atau es tape. Tak kalah menggiurkan, bukan? Yuk cari tahu apa saja bahan pembuatan tape!

Cara pembuatan tape adalah melalui proses fermentasi dengan bantuan bakteri dalam ragi. Beberapa bahan makanan bisa diolah menjadi tape. Apa saja bahan pembuatan tape? Baca sampai selesai ya! Dilansir dari idntimes.com, Senin (11/10/2021).

  1. Tape singkong

Cara pembuatan tape singkong mudah dan hanya membutuhkan sedikit bahan.

Kamu hanya memerlukan singkong dan ragi. Kemudian singkong dikupas dari kulitnya dan dicuci dengan air mengalir. Selanjutnya, kukus sampai tekstur tidak keras. Angin-anginkan sampai singkong tidak panas. Jika ragi diberikan pada suhu panas akan menyebabkan bakteri tidak kerja aktif.

Tumbuk ragi sampai halus dan gunakan satu bundaran ragi tiap satu kilogram singkong. Balurkan ragi ke seluruh bagian singkong. Tutup dengan daun pisang dan tunggu sampai 3-5 hari.

  1. Tape ketan

Penyajian tape ketan adalah dengan dibungkus daun pisang dan tusukan lidi atau di dalam cup plastik. Umumnya ketan yang digunakan yaitu ketan hitam atau ketan putih. Penambahan warna merah, hijau, atau kuning meningkatkan daya tarik tape ketan.

Untuk membuatnya, beras ketan dikukus setengah matang. Pastikan ketan yang digunakan sebelumnya harus direndam selama 4-5 jam. Lalu, berikan warna sesuai selera dan campurkan larutan warna ke ketan setengah matang. Kukus ketan sampai matang. Balurkan ragi saat ketan telah dingin.

Simpan tape dalam kurun waktu 3-4 hari.

  1. Tape sukun

Sajian sukun goreng yang dilapisi tepung krispi paling enak dinikmati sore hari dengan kopi manis.

Selain itu, tak kalah maknyus jika sukun dikreasikan dalam bentuk tape. Sukun dipilih dengan kriteria belum matang. Lalu kukus sukun yang telah dibersihkan dan dipotongi segitiga. Berikan ragi halus ke permukaan sukun dan tutup bagian atas dengan daun pisang. Simpan selama 2-3 hari.

  1. Tape ubi jalar

Ubi jalar warna kuning, ungu, atau putih sangat cantik jika disulap menjadi tapai. Pembuatan tape ubi jalar serupa dengan pembuatan tapai dari singkong. Setelah proses fermentasi 3 hari, tape ubi siap disajikan.

Perpaduan rasa manis, lembut, aroma alkohol yang khas, dan asam muncul ketika mencicipi tape ubi jalar.

  1. Tape jagung

Jenis jagung manis dipilih untuk pengolahan tape jagung. Sebelum membuat tape, pisahkan bonggol dan biji jagung serta cuci sampai bersih. Rebus jagung sampai matang, lalu dinginkan jagung manis di suhu ruangan. Beri ragi ke seluruh bagian jagung.

Tape jagung bisa disantap setelah penyimpanan 3-4 hari.

  1. Tape pisang

Jenis pisang di Indonesia sangat beragam dan banyak olahan makanan dibuat dari buah ini. Pengolahan pisang dengan cara direbus, dikukus, digoreng, bahkan dibakar.

Selain itu, tape bisa juga dibuat dengan bahan pisang, lho. Caranya yaitu pisang kepok setengah matang dikukus kurang lebih 15 menit. Kupas pisang dan tunggu sampai pisang rebus dingin. Berikan ragi pada pisang dan tunggu proses fermentasi selama 3 hari.

Aroma tape pisang kurang beralkohol dengan tekstur kurang lembut, rasa kurang manis, dan cenderung asam.

  1. Tape sorgum

Tapai dari sorgum atau cantel yang dibungkus daun pisang memiliki rasa manis, sedikit asam, dan bau alkohol yang tidak tajam.

Cara pembuatan sama dengan pengolahan tape ketan yaitu kukus sorgum hingga matang dan baluri ragi setelah dingin. Selanjutnyatutup dengan daun pisang dan siap dinikmati setelah 2-3 hari.

Beda bahan, maka sensasi yang diciptakan juga bervariasi. Biar gak bosen dan rasa tape itu-itu saja, yuk cobain tape dari bahan yang lain juga seperti contoh di atas. Selamat berkreasi! (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

 

 

 

 

10 Jenis Kari dari Berbagai Negara

10 Jenis Kari dari Berbagai Negara

Akurasi.id – Indonesia memiliki banyak makanan yang kaya akan rempah dan bersantan, salah satunya kari. Rasa dan aromanya yang pekat memiliki karakteristik tersendiri. Bukan asli Indonesia, kari berasal dari India yang meluas hingga ke berbagai kawasan. Rupanya banyak pula jenis kari dari berbagai negara.

Racikan bumbu di berbagai negara pun berbeda. Semuanya menyesuaikan lidah masing-masing penduduk setempat. Berikut beberapa macam kari dari berbagai negara untuk bucket list kulineranmu. Dilansir dari idntimes.com, Jumat (08/10/2021).

  1. Bahannya lebih beragam, gak heran kalau kari di Indonesia nendang banget rempahnya. Meski demikian, kari di sini gak terlalu pekat teksturnya
  2. Hampir mirip, Malaysia juga punya kari. Biasanya, sih dinikmati dengan sepiring nasi yang disebut dengan nasi kandar
  3. Warna-warni, Thailand memiliki kari dengan berbagai macam warna. Bahan utamanya terdiri dari pasta udang fermentasi, gula aren, dan serai
  4. Gak cuma yang merah, kari hijau juga terkenal di Thailand. Kalau kari merah menggunakan cabai merah, kari hijau menggunakan cabai hijau
  5. Kari Jepang memiliki tekstur yang sangat kental. Biasanya disajikan dengan katsu, wortel, dan kentang. Anak-anak suka banget, nih!
  6. Di negara asalnya, India, kamu bisa menemukan banyak jenis kari. Namun, yang paling terkenal adalah kari kental, terbuat dari 25 macam rempah
  7. Bukan ayam, Pakistan memiliki kari yang menggunakan daging domba. Hidangan ini biasanya disebut dengan karahi
  8. Orang Arab menggunakan daging domba atau ayam untuk kari. Biasanya kari khas Arab dimakan dengan nasi briyani
  9. Meski kurang terkenal, kari Jamaika gak kalah unik. Bedanya, rasanya ringan dan warnanya cerah. Rempahnya gak begitu banyak, nih
  10. Maladewa atau Maldives memiliki kari khas yang enak. Bahannya terbuat dari ikan tuna dan kuat akan rasa kayu manisnya

Rempahnya berbeda, kari di setiap negara memiliki karakteristik yang khas masing-masing. Kamu paling suka kari dari negara mana, nih? (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

 

 

 

Sanggara Balanda, Satu Lagi Camilan Pisang dari Makassar

Sanggara Balanda, Satu Lagi Camilan Pisang dari Makassar

Akurasi.id – Makassar dan wilayah lain di Sulawesi Selatan dikenal punya berbagai menu kuliner dari olahan pisang. Yang paling terkenal tentu pisang ijo. Jika pisang ijo sudah terlalu mainstream, mungkin kamu perlu mencoba sanggara balanda, camilan pisang dari Makassar. Menu ini juga termasuk menu tradisional dan jadi resep turun-temurun di masyarakat.

Sanggara balanda, umumnya berwujud buah pisang goreng utuh yang bagian tengahnya dibelah memanjang. Pada bagian tengah kemudian diisi dengan saos kacang giling, yang pada perkembangannya bisa diganti dengan saus lain.

Makanan ini banyak ditemui terutama pada bulan Ramadan, meski tak seramai pisang ijo. Pedagang biasanya membatasi stok karena menu kue basah ini relatif tidak bisa disimpan bertahan lama. Berikut penjelasan dan cara membuat camilan pisang dari Makassar tersebut. Dilansir dari idntimes.com, Rabu (06/10/2021).

  1. Terinspirasi dari kebiasaan orang Belanda

Sanggara, dalam bahasa Bugis dan Makassar berarti pisang goreng. Sedangkan penyematan nama Belanda konon karena menu ini terinspirasi dari orang Belanda di masa lampau.

Bukan pisang, namun inspirasi berasal dari saos isiannya. Sebab orang umumnya menggunakan campuran margarin dan keju, yang akrab sebagai produk dan makanan orang Belanda. Sanggara balanda cocok disajikan hangat maupun dingin setelah disimpan di lemari es.

  1. Berbahan dasar pisang raja

Menurut sejumlah pengguna Cookpad, sanggara balanda sebaiknya menggunakan bahan dasar pisang raja. Untuk bahan takjil sekeluarga, bisa disiapkan satu sisir pisang matang.

Bahan berikutnya yang mesti disiapkan adalah margarin dan gula pasir. Lalu kacang tanah, dan telur kocok. Siapkan juga minyak untuk menggoreng.

  1. Cara membuat

Menurut Ikka Dhani di Cookpad, membuat seporsi sanggara balanda butuh waktu sekitar tiga puluh menit. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pertama, buat isian. Sangrai kacang, lalu cincang kasar. Campur dengan margarin, gula pasir, dan keju hingga merata. Kemudian sisihkan.
  • Panaskan minyak, goreng pisang hingga kecoklatan. Angkat pisang, lalu balurkan ke dalam adonan telur. Goreng kembali sebentar saja hingga adonan telur matang, angkat.
  • Saat pisang masih panas, buat belahan memanjang pada pisang, tapi jangan sampai putus. Isikan bahan isian secukupnya ke dalam belahan tadi. Karena pisang masih panas, bahan isian akan lumer. Pisang goreng siap disajikan. Enak juga disajikan dingin (masukkan ke kulkas).
  • Bagi yang suka manis, pisang goreng ini bisa disajikan dengan menambahkan lagi saus gula. Cara membuat: Campurkan 3 sdm gula pasir dengan 75 ml air. Masak hingga gula larut dan warnanya agak kecokelatan. Siramkan ke atas pisang. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

 

 

 

5 Makanan dan Minuman Unik Khas Batam

5 Makanan dan Minuman Unik Khas Batam

Akurasi.id – Bagi kalian yang punya hobi kuliner, Batam adalah salah satu kota yang wajib dikunjungi. Sebab, Batam memiliki banyak sekali makanan dan minuman unik khas Batam. Kota Batam berada di Provinsi Kepulauan Riau. Letaknya sangat strategis serta pulaunya berada dekat dengan Singapura dan Malaysia

Tanpa banyak basa-basi lagi, mari simak 5 makanan dan minuman unik khas Batam yang tidak boleh kalian lewatkan saat berkunjung. Dilansir dari laman idntimes.com, Selasa (05/10/2021).

  1. Indomie goreng jay chou blok IV

Bagi kalian sobat kuliner yang baru pertama kali menginjak Batam, kalian wajib mencicipi makanan unik yang sudah terkenal di kalangan masyarakat Batam ini. Dari namanya saja pasti kalian bingung, apa mungkin Si Jay Chou sendiri yang masak? Jawabannya, tentu bukan, dong.

Makanan indomie goreng ini bisa dikenal dengan nama Jay Chou karena sifat cool dari si abang yang memasak. Sebab, dia hanya menjawab “hmmm” apabila ada yang memesan makanan tersebut.

Bukan hanya itu, rasa dari indomie goreng ini juga unik dan enak. Campuran telur dan potongan sayur membuat makanan ini menjadi khas plus cabe rawitnya yang membuatnya kian lezat. Harganya bervariasi, mulai dari Rp10 ribu sampai Rp18 ribu.

  1. Teh obeng

Teh Obeng adalah minuman teh manis yang dicampur dengan es batu. Rasanya memang tidak berbeda jauh dengan teh manis dingin pada umumnya.

Akan tetapi, kata ‘Teh Obeng’ ini hanya bisa kalian temui di Batam dan Tanjungpinang saja. Awalnya, minuman ini bernama Teh Apeng yang berarti ‘Peng’ adalah es batu. Seiring dengan pertukaran bahasa masyarakat Tionghoa dan Melayu, akhirnya menjadi Teh Obeng sampai saat ini.

Bagi sobat kuliner yang baru pertama kali ke Batam, kalian bisa mencoba memesannya di semua warung maupun restoran. Kalian cukup bilang “Mas, Teh Obeng satu!”, pelayan akan langsung mengerti.

  1. Mie rebus

Next, ada yang namanya Mie Rebus. Dari namanya mungkin kalian berpikir itu adalah Mie Sop atau Mie Kuah yah. Tentu saja bukan, Mie Rebus adalah mie kuning yang direbus dan disirami kentalnya kuah kacang. Tidak lupa ditambahkan sebutir telur rebus yang dipotong dengan cara unik. Bisa kalian lihat, telurnya seolah-olah diiris dengan rapi.

Makanan yang satu ini bisa kalian temui saat sarapan di kedai kopi dekat pasar yang ada di Batam. Harganya pun sangat terjangkau, hanya Rp12 ribu per porsi.

  1. Gorengan ikan hiu/sua he pia

Makanan satu ini tidak boleh terlewat. Keunikan gorengan khas Batam ini adalah gorengan menggunakan daging hewan laut yang terkenal dengan buasnya, yaitu ikan hiu.

Makanan ini hanya bisa kalian temui di kepulauan ini saja. Bagi sobat kuliner yang belum pernah mencicipi daging ikan hiu, kalian wajib coba gorengan ikan hiu ini yang memiliki panggilan lokal Sua He Pia. Sua He artinya Ikan Hiu dan Pia artinya bakwan atau gorengan.

Rasanya sudah tidak perlu diragukan lagi, pastinya enak dan lezatos meskipun sebagian besar bahannya hanyalah tepung dan daging saja. Gorengan ini bisa kalian temui di tempat makan seperti foodcourt atau pesan langsung ke penjual. Untuk harga cukup murah, mulai dari Rp5 ribu per potong.

  1. Otak-Otak

Kalian juga harus mencicipi makanan unik dan khas satu ini, yaitu Otak-Otak. Otak-Otak yang dimaksud bukanlah otak yang sebenarnya, melainkan makanan yang terbuat dari daging ikan atau sotong. Makanan tersebut kemudian dicincang, dihaluskan, lalu dibungkus ke dalam daun kelapa yang siap untuk dibakar.

Aroma bakar dan rasa manis pedas dari adonan cincang ini akan membuat kita ketagihan untuk memakannya lagi.

Ya, makanan satu ini bisa kalian temukan di tempat makan seperti foodcourt ataupun memesannya langsung dari penjual. Harganya pun murah meriah hanya seribu rupiah per bungkusnya.

Itulah 5 makanan dan minuman unik khas Batam. Sobat traveling yang hobi kuliner tentunya harus mencicipi makanan dan minuman unik khas Batam ini! (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

 

 

 

Sejarah Awal Mula Mi Kocok Asal Bandung

Sejarah Awal Mula Mi Kocok Asal Bandung

Akurasi.id – Selain sebagai kota kreatif, Kota Bandung menjadi salah satu destinasi wisatawan yang digandrungi karena kulinernya yang beragam. Banyak makanan dari Bandung yang cocok di lidah wisatawan. Salah satu makanan yang terkenal ada di Bandung adalah mi kocok. Mau tahu bagaimana kisah awal mula mi kocok hadir di Indonesia?

Dilansir dari laman idntimes.com, Senin (04/10/2021), mengutip dari laman daftarkulinerindonesia.web.id, awal mula mi kocok merupakan salah satu kuliner khas milik nusantara yang cocok disantap dalam berbagai suasana. Kuliner yang satu ini merupakan kuliner lintas generasi karena bisa dinikmati oleh siapapun, baik anak-anak hingga orangtua. Meski penjualnya banyak ditemukan di berbagai daerah, ternyata mie kocok berasal dari Bandung. Tidak mengherankan jika jajanan yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga orang Indonesia.

Entah darimana toponimi mi kocok berasal, tapi menurut buku wisata jajan Bandung, nama mi kocok berasal dari cara pembuatannya, yaitu dengan mencelupkan dan mengocok mi dan tauge ke dalam air panas hingga nampak layu. Meski begitu, tidak semua warung makan yang menyediakan mie kocok menggunakan cara pengolahan dengan cara demikian.

Mi kocok menggunakan bahan baku berupa mi telor, mi jenis ini banyak dijumpai di pasar tradisional maupun di supermarket. Meski demikian, pengusaha warung mi kocok lebih banyak membuatnya sendiri ketimbang membeli yang sudah jadi. Selain dirasa lebih murah, hal ini juga tentu untuk mempertahankan citarasa khas yang dimiliki oleh pengusaha yang membuka warung mi kocok tersebut.

Selain mi telor sebagai bahan utamanya, kuliner ini menggunakan bahan-bahan lainnya, antara lain seperti sayuran sawi dan tauge, daging, bakso, daun bawang dan bawang goreng. Membuat mi kocok ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Mulanya, masak air hingga mendidih, kemudian masukkan mie telor beserta sayuran sawi dan tauge, setelah itu dilanjutkan dengan memasukkan potongan daging dan bakso.

Setelah mi dan sayuran sudah nampak layu, barulah dimasukkan bumbu-bumbu. Selain bahan utama mie telor, bumbu inilah yang juga menentukan citarasa dari mi kocok Bandung.

Begitulah sekelumit sejarah awal mula mi kocok, kuliner asal Bandung. (*)

Editor: Yusva Alam

 

 

Ragam Variasi Rendang Selain Daging Sapi

Ragam Variasi Rendang Selain Daging Sapi

Akurasi.id – Ngomongin soal rendang, hal pertama yang terlintas di pikiranmu pasti daging sapi, ya kan? Memang benar kuliner asal Sumatra Barat ini terbuat dari daging sapi. Namun, banyak ragam variasi rendang yang diolah dari bahan lainnya, lho.

Rasanya gak kalah nikmat, bumbu rendangnya pun nendang banget di lidah. Kalau kamu gak suka atau gak boleh makan daging sapi, maka sepuluh ragam variasi rendang enak di bawah ini bisa jadi pilihanmu. Dilansir dari idntimes.com, Senin (27/09/2021).

  1. Membuat rendang paru tak jauh beda dari yang daging sapi, tapi durasinya lebih lama. Teksturnya lebih lembut dengan bumbu yang basah
  2. Nangka muda juga nikmat banget diolah menjadi hidangan berbumbu, seperti rendang. Terasa gurih dan lezat saat dinikmati dengan nasi putih
  3. Daging ayam kerap dimasak dengan bumbu rendang. Ayam dipotong, lalu dimasak dengan bumbu hingga matang dan meresap sempurna
  4. Kalau mau yang dari seafood, kamu bisa pilih udang. Memasak rendang udang cukup cepat, rasanya nikmat bikin melayang
  5. Meski simpel dan praktis, kenikmatan rendang telur gak boleh diremehkan. Telur direbus hingga matang, lalu digoreng kering dan dicampur bumbu
  6. Di Sumatra Barat, daun singkong kerap dinikmati dengan cara dibumbu rendang. Tekstur lunak dengan sediki basahnya lezat banget, deh
  7. Rendang dari jamur pun tak kalah enak, lho. Sebelum dicampur dengan bumbu rendang, jamur disuwir agar meresap dan lebih empuk
  8. Meski banyak yang gak suka, jengkol yang dibuat jadi rendang terasa nikmat. Aromanya jadi lebih kuat dan sedap, gak bakal bisa nolak, deh!
  9. Kalau pengin rendang simpel tapi sudah pasti enak, gunakan kentang. Tumis potongan kentang dengan bumbu hingga berminyak dan kental
  10. Pencinta jeroan pasti suka banget rendang ati ampela. Lembut dan lumer di mulut, pastikan ati ampela dicuci sampai gak amis, ya.

Kalau kamu pencinta olahan rendang, pastikan mencoba variasi rendang di atas, ya. Gak kalah enak dari daging sapi, dijamin bakal bikin kamu ketagihan! (*)

Editor: Yusva Alam

 

 

10 Kesalahan Memasak Serundeng Kelapa

10 Kesalahan Memasak Serundeng Kelapa

Akurasi.id – Serundeng menjadi pilihan lauk yang pas untuk anak kos. Masa simpannya tahan lama dan bisa mencapai sepekan lebih, jika diolah dengan baik. Selain itu, rasanya pun sangat lezat, apalagi jika dicampur irisan daging sapi atau ayam. Sayangnya, gak semua orang bisa membuat serundeng kelapa dengan tepat, sehingga memengaruhi rasanya. Karena itu perlu kita mengetahui kesalahan memasak serundeng kelapa, agar tidak terjadi terus berulang kali.

Jika kamu berencana memasak sendiri, kenali dahulu beberapa kesalahan memasak serundeng kelapa berikut ini, supaya rasanya enak dan gak cepat basi. Dilansir dari laman idntimes.com, Kamis (23/09/2021).

  1. Menggunakan kelapa muda sebagai bahan utamanya. Di dalamnya masih banyak airnya yang bikin parutan kelapanya kurang kering
  2. Tidak langsung memasak kelapa yang dibeli jadi serundeng. Inilah yang bikin serundeng tak terlalu enak
  3. Bahan bumbu halus yang digunakan kurang lengkap, jadi gak sedap. Pastikan bawang merah, bawang putih, merica, dan ketumbar ada
  4. Lupa menumis bahan bumbu halus yang bikin serundeng agak langu. Sebelum dihaluskan, tumis sebentar sampai harum, ya!
  5. Tak menambahkan bumbu aromatik, seperti serai, daun salam, atau daun jeruk. Padahal langkah ini bikin aroma serundeng lebih sedap
  6. Lupa mencampurkan irisan kunyit ke dalam bumbu halus. Bagi yang ingin serundeng berwarna kekuningan, langkah ini wajib dilakukan
  7. Tidak mengaduk terus-menerus saat mencampurkan parutan kelapa bersama bumbu halus. Parutan kelapa jadi cepat gosong
  8. Menggoreng dengan api besar, sehingga cepat gosong, tapi tidak matang. Gunakan api kecil saja
  9. Langsung memasukkan serundeng yang masih panas ke dalam wadah tertutup. Seharusnya, diamkan dahulu dengan suhu ruangan
  10. Menyimpan serundeng dengan wadah tak rapat dan terpapar sinar matahari secara langsung, sehingga merusak tekstur serundeng dan berair.

Catat beberapa kesalahan memasak serundeng kelapa di atas, supaya serundeng buatanmu rasanya enak dan gak cepat basi. Siap jadi stok lauk yang praktis, nih! (*)

Editor: Yusva Alam

 

 

 

5 Ide Lauk dari Bayam dan Udang

5 Ide Lauk dari Bayam dan Udang

Akurasi.id – Udang menjadi salah satu seafood kaya manfaat yang memiliki kandungan protein cukup tinggi. Sajian ini umum ditemui sebagai hidangan utama atau lauk pendamping dengan aneka tambahan komponen yang menarik. Selain itu, udang pun sering kali dimasak bersama dengan sayur bayam. Sehingga keduanya bisa saling melengkapi untuk menciptakan rasa yang enak, sekaligus menggugah selera untuk mendampingi berbagai waktu makan. Mau tahu ide lauk dari bayam dan udang yang lezat?

Berikut ini terdapat 5 olahan bayam dan udang untuk ide lauk makan sehari-hari yang lebih variatif.

  1. Creamy garlic with shrimp and spinach

Makanan yang satu ini memiliki dominasi rasa yang sangat gurih, sehingga paling pas apabila disantap bersama sepiring nasi hangat atau irisan roti. Selain itu, konsentrasi kekentalan makanan ini pun memberikan rasa cukup creamy.

Bila tertarik membuat creamy garlic shrimp and spinach, kamu bisa menumis bawang-bawangan bersama udang selama beberapa saat. Lalu tambahkan tomat kering, disusul dengan bayam dan heavy cream.

  1. Stir fry shrimp and spinach

Salah satu masakan sederhana yang paling disukai untuk pembuatan lauk praktis, tidak jauh dari proses tumis-menumis. Teknik tersebut pun cocok diterapkan bagi pemasakan bayam dan udang.

Bahan baku yang digunakan juga terbilang sederhana. Sebab kamu hanya memerlukan penambah rasa seperti jahe, bawang putih, sedikit bubuk cabai, garam, lada, serta sedikit minyak wijen.

  1. Spinach shrimp pasta

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa udang ataupun bayam senantiasa cocok bila disandingkan bersama aneka pasta. Dua bahan tersebut bisa memberikan rasa, sekaligus tekstur menarik pada masakan.

Khusus untuk olahan kali ini, kamu bisa memasak bayam bersama lelehan mentega, kaldu, dan heavy cream. Taburkan parmesan hingga rasanya pas, kemudian tambahkan udang yang telah dimasak. Setelah itu, campurkan ke atas pasta.

  1. Shrimp and spinach risotto

Risotto bisa dijadikan alternatif hidangan untuk makan malam, apabila ingin menikmati nasi dengan rasa yang lebih gurih, disertai tekstur agak lunak. Sensasi kelezatan makanan ini kian bertambah.

Terlebih dahulu, masak bawang-bawangan di dalam mentega. Lalu tambahkan beras dan aduk rata. Setelah itu, masukkan kaldu dan masak beberapa saat. Bila sudah hampir matang, tambah bayam, keju, penambah rasa, dan udang.

  1. Shrimp and spinach curry

Menikmati kombinasi sayur dan lauk tersebut bisa pula disajikan dalam kuah kari yang kental nan gurih. Sajian sedap tersebut memang paling cocok jika disantap ketika cuaca sedang dingin atau hujan.

Bahan yang dipakai dalam pembuatan kari dimulai dengan menumis bawang-bawangan. Kemudian tambahkan rempah seperti jahe, ketumbar, kunyit, dan bubuk kari. Lengkapi dengan santan, bayam, udang, serta penambah rasa.

Kenikmatan bayam dan udang ternyata bisa dijumpai dalam beragam kreasi lauk makan menarik. Yuk, coba praktikkan langsung di rumah! (*)

Editor: Yusva Alam