5 Warung Sate Ayam Khas Madura Terkenal di Jakarta

5 Warung Sate Ayam Khas Madura Terkenal di Jakarta

Akurasi.id – Sate ayam khas Madura adalah jenis sate ayam yang diberi bumbu kacang khas Madura. Tak hanya terkenal di kota asalnya, kelezatan dari sate Madura ini sudah tersebar mulai dari pelosok daerah hingga kota-kota besar yang tersebar di Nusantara.

Jadi, jika kalian ingin menikmati kelezatan sate ayam khas Madura tak perlu jauh-jauh datang ke kota asalnya. Di Jakarta sendiri tentu sudah banyak warung makan yang menyediakan kuliner sate ayam Madura ini. Soal rasa tentu masih bisa diadu dengan sate ayam Madura yang asli daerahnya.

Bagi yang tinggal di Jakarta, berikut kami berikan rekomendasi 5 warung makan sate ayam khas Madura yang paling terkenal. Coba ya kalau sempat! Dilansir dari idntimes.com, Rabu (18/08/2021).

  1. Sate Apjay

Sate Apjay adalah salah satu warung sate yang sudah sangat terkenal di Jakarta, khususnya bagi para pecinta sate ayam Madura. Berdiri sejak tahun 1971, Sate Ayam Madura Apjay tak pernah sepi dari dari pengunjung.

Ciri khas dari Sate Apjay adalah proses pembakarannya yang dilakukan sampai 2 kali. Yang Pertama, setengah matang lalu dicelupkan ke dalam bumbu, kemudian baru satre dibakar lagi hingga sempurna.

Harga sate ayam Madura di sini berkisar Rp24 ribu hingga Rp29 ribu-an saja. Murah, bukan? Sate Apjay berlokasi di Jl. Panglima Polim No. 22, RT.1/RW.5, Cipete Utara, Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

  1. Sate RSPP

Tak kalah legendaris dengan Sate Apjay, Sate Ayam Madura RSPP ternyata sudah ada sejak tahun 1960-an. Nama RSPP sendiri diambil dari lokasinya yang tepat di depan Rumah Sakit Pusat Pertamina.

Jika kalian melewati kawasan RSPP, kalian tidak akan susah mencari warung makan ini karena kepulan asap dari bakaran sate tersebut mengebul hingga ke jalan.

Harga sate di sini juga sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp25 ribu hingga Rp30 ribu-an saja untuk satu porsi yang berisikan 10 tusuk sate ayam beserta dengan lontongnya.Sate RSPP terletak di Jl. Kyai Maja No. 21, RT. 10/rw. 7, Gunung. Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

  1. Sate Jaya Agung 

Jika kalian sedang berada di kawasan Jakarta Pusat dan bingung ingin makan apa, Sate Jaya Agung ini sepertinya bisa jadi pilihan yang tepat untuk kalian kunjungi. Warung yang sudah berdiri sejak tahun 1960-an ini memang memiliki gerai yang tidak terlalu besar, namun kelezatan dari sate di sini tak usah diragukan lagi.

Menu andalan mereka adalah sate kambing dengan saus kecap manis serta irisan bawang merah segar dan juga cabai rawit hijau. Meski begitu, menu sate ayamnya juga tak kalah lezat, lho. Kalian wajib coba keduanya, ya!

Sate Jaya Agung berlokasi di Jl. KH. Wahid Hasyim No. 56 C, RT. 2/RW. 1, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

  1. Sate Sabang Pak Heri 

Masih di kawan Jakarta Pusat, Sate Sabang Pak Heri ini sangat terkenal di kalangan masyarakat Jakarta. Jika kalian ingin mencicipi Sate Sabang Pak Heri, kalian harus siap untuk menunggu antrean yang selalu panjang setiap harinya.

Ditilik dari baris antrean yang tak pernah surut itu, sudah dapat dipastikan bahwa kelezatan sate ayam Madura di sini tak diragukan lagi.

Sate Sabang Pak Heri terletak di kawasan Sabang, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

  1. Sate Madura Pak Ali Yanto

Sate Madura Pak Ali Yanto juga merupakan salah satu tempat makan sate ayam Madura paling legendaris. Terkenal akan kelezatannya, tak heran jika sate Madura Pak Ali Yanto selalu ramai pengunjung.

Untuk satu porsi sate ayam Madura dengan saus kacang kental dan gurih di sini dibanderol dengan harga mulai dari Rp15 ribu hingga Rp 20 ribu-an saja. Dengan harga segitu, para pembeli sudah dapat menyantap sate Madura Pak Ali Yanto yang lezatnya tiada dua.

Sate Madura Pak Ali Yanto terletak di Jl. Summagung II 5-13, Klp. Gading, Kota Jakarta Utara.

Nah, itulah beberapa rekomendasi warung makan sate ayam khas Madura yang paling terkenal di Jakarta. Gak usah jauh-jauh ke Madura lagi buat mencicipi kekayaan kuliner Nusantara yang terkandung dalam sepiring sate ayam. (*)

Editor: Yusva Alam

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *