Fakta Wedang Tahok, Minuman Unik Berbahan Kedelai Khas Solo

Fakta Wedang Tahok, Minuman Unik Berbahan Kedelai Khas Solo

Akurasi.id – Wedang tahok merupakan minuman hangat dari kedelai, gula dan jahe yang sudah ada sejak lama. Wedang tahok juga bisa disebut sebagai comfort drink-nya orang Jawa, karena minuman ini mampu membuat nyaman tubuh seseorang dengan rasa dan manfaatnya. Berikut fakta wedang tahok.

Banyak ditemukan di Kota Solo, wedang tahok jadi salah satu kuliner yang wajib dicoba saat ke sana. Apa, sih, tahok itu? Berikut fakta wedang tahok dan serba serbi kuliner khas Solo tersebut. Dilansir dari idntimes.com, Selasa (31/08/2021).

  1. Wedang tahok berasal dari Tiongkok

Terkenal sebagai kuliner khas Solo, wedang tahok ternyata pertama kali dikenalkan oleh keturunan Tionghoa. Nama tahok berasal dari kata tao/teu yang berarti kedelai, dan hu artinya lumat.

Lambat laun wedang tahok semakin digemari masyarakat Indonesia. Apalagi saat musim hujan, wedang tahok cocok dinikmati karena bisa menghangatkan badan.

  1. Wedang tahok memiliki banyak nama

Wedang tahok memang identik dengan kota Solo, tapi dibeberapa daerah lain memiliki minuman berkuah jahe tersebut dengan nama yang berbeda. Bila di Solo dikenal dengan tahok, di Jawa Timur menyebutnya tahwa.

Beda lagi, warga ibukota dan Jawa Barat sering menyebut minuman ini dengan kembang tahu. Di Yogyakarta banyak yang mengenal minuman ini sebagai wedang tahu. Meskipun namanya berbeda-beda, tetapi bahan dan cara pembuatannya sama.

  1. Wedang tahok memiliki proses pembuatan yang cukup lama

Proses membuat wedang tahok sendiri cukup lama. Karena memerlukan 4 jam untuk proses perendaman kedelai agar kulit arinya terlepas.

Tak berhenti di situ, proses memasak tahok memerlukan waktu 2 jam hingga mengental dan mendapatkan tekstur sesuai yang diinginkan. Wow, cukup memakan waktu, ya!

  1. Wedang tahok selalu laris manis diserbu penikmatnya

Di Solo, wedang tahok bisa ditemukan dibeberapa tempat. Namun yang paling terkenal ada di kawasan Pasar Gede, yaitu wedang tahok Pak Citro.

Dijajakan dengan harga Rp 8.000 tiap porsinya, wedang tahok selalu laris manis diburu pencinta kuliner lawas. Bahkan saat weekend tak sampai sore hari, wedang tahok Pak Citro sudah habis.

  1. Wedang tahok bermanfaat bagi tubuh

Wedang tahok atau kembang tahu memiliki warna putih dan tekstur lembut seperti puding atau bubur. Minuman hangat ini punya rasa manis nikmat dan manfaat yang baik bagi tubuh.

Karena kuah dari wedang tahok terbuat dari jahe dan kayu manis. Wedang hangat ini dipercaya mampu menurunkan kolesterol serta menjaga daya tahan tubuh kala cuaca sedang tak bersahabat.

Jadi salah satu kuliner legendaris di Solo, jangan lupa mampir mencicipi wedang tahok yang enak dan semakin langka ini, ya! (*)

Editor: Yusva Alam

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *